Cara Merawat Drum Yang Baik Dan Benar

Cara Merawat Drum Yang Baik Dan Benar – Untuk menjadi drummer sejati, sebagai pemula anda tidak saja berkewajiban untuk belajar teknik bermain drum dengan tekun dan disiplin. Lain daripada itu, anda juga harus mampu memperlakukan drum set anda dengan layak, tentunya dengan memberikan perawatan yang baik. Cara merawat drum yang baik dan benar adalah hal yang perlu dipastikan bagi pemain drummer. Barang yang digunakan dan memiliki fungsi secara berkelanjutan akan semakin bagus jika dilakukan perawatan. Tujuannya, agar membuat barang tersebut bisa tetap terjaga kualitas dan keawetannya walaupun telah digunakan dalam waktu yang lama.

Salah satu barang yang perlu mendapatkan perawatan yang terbaik dengan langkah yang benar adalah drum. Bagi pemain musik, istilah yang merujuk pada alat musik ini tidak menjadi hal asing untuk diketahui. Drum sendiri merupakan bagian penting dari alat musik yang cara memainkannya dengan dipukul. Setidaknya dalam satu drumset ada instrument seperti floor, tom, snare drum, bass, dan cymbal. Drumset dengan bagian instrument tersebut merupakan drumset yang lengkap.

Cara Merawat Drum Yang Baik Dan Benar

Cara Merawat Drum yang Baik dan Benar

Dasarnya, perawatan drum yang harus dilakukan oleh drummer sangat mudah dan tidak sulit sama sekali. Mengenai biaya yang harus dikeluarkan, relatif juga cukup ringan dan tidak terlalu membebani pemiliknya. Namun, jika harus mengganti komponen dalam drum tentunya membutuhkan dana lebih untuk mengganti komponen yang rusak atau pecah tersebut. Berikut adalah cara merawat drum agar bisa dipakai dalam jangka panjang secara baik dan benar:

1. Membersihkan komponen drum

Cara praktis perawatan drum adalah dengan membersihkan setiap komponen dari drum itu sendiri. Pastikan saat Anda selesai pentas atau bermain drum, bersihkan drum hingga benar-benar bersih menggunakan kain yang bersih. Jika memiliki waktu luangpun, Anda disarankan membersihkan komponen drum tersebut. Hal tersebut dikarenakan uap air serta suhu bisa menyebabkan karat di bagian besi drum. Jika drum berkarat pastinya performa drum tidak bisa maksimal.

2. Menggunakan minyak pembersih

Adakalanya saat Anda membersihkan komponen drum, menggunakan minyak khusus pembersih pada komponen drum sangat disarankan. Contoh, komponen cymbal yang bisa dibersihkan dengan minyak pembersih khusus yang kita kenal dengan cymbal cleaner. Pastikan Anda juga membersihkan bagian komponen drum dari besi dengan memanfaatkan minyak anti karat tersebut. Bagi Anda yang menginginkan minyak pembersih ini, toko penjual alat musik sudah banyak yang menyediakannya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bagaimana cara mendapatkannya.

3. Kencangkan membran dibagian drum

Cara merawat drum selanjutnya adalah memastikan bahwa setiap membran pada satu set drum berada pada posisi yang tepat atau tidak. Pastikan bahwa setiap membran dalam drum benar-benar pada kondisi yang kencang. Jangan membiarkan bagian membran tesebut kendor. Jika Anda membiarkan membran tersebut kendor, saat Anda bermain drum, bisa dipastikan akan membuat membran akan rusak. Agar hasilnya lebih optimal, pastikan Anda menggunakan kunci khusus drum untuk mengencangkannya.

4. Menggunakan minyak pelumas untuk pedal drum

Saat ini sudah ada banyak minyak pelumas yang digunakan untuk melakukan perawatan pada bagian pedal drum. Biasanya, pedal drum yang digunakan dalam jangka panjang akan menyebabkan bagian tersebut mengalami sedikit karat. Dengan adanya karat pada pedal drum ini, saat dimainkan pedal akan berbunyi dengan sendirinya. Munculnya bunyi ini tentunya tidak baik bagi performa Anda saat berada di panggung. Karena itulah gunakan suatu pelumas agar pedal drum tidak mengalami karat.

Itu tadi beberapa perawatan khusus yang perlu dilakukan agar drumset milik Anda bisa bertahan lama walaupun sering digunakan dalam jangka panjang. Lakukan cara merawat drum ini setiap selesai bermain drum. Jika Anda memiliki drumset yang jarang digunakan, langkah perawatan ini juga sangat penting. Agar drumset tidak rusak karena berkarat yang tertentunya membuat kualitas suara yang dihasilkan tidak bisa optimal.